16 November 2015

Cara Kerja Sebuah Kamera Menghasilkan Gambar atau Foto

Cara Kerja Sebuah Kamera - Sahabat tentunya sudah tidak asing lagi dengan kamera. Ya Kamera merupakan sebuah alat yang populer dalam kehidupan sehari-hari apalagi bagi mereka yang bekerja sebagai fotografi. Istilah kamera itu berasal dari kata camera obscura, bahasa Latin untuk "ruang gelap". Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu peranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film. Pada kamera televisi, sistem lensa membentuk gambar pada sebuah lempeng yang peka cahaya. Lempeng ini akan memancarkan elektron ke lempeng sasaran bila terkena cahaya. Selanjutnya, pancaran elektron itu diperlakukan secara elektronik. Dikenal banyak jenis kamera potret.

Bagaimanakah Cara Kerja Sebuah Kamera?

Kamera dapat diibaratkan seperti mata manusia. Lensa pada mata berfungsi seperti lensa kamera. Retina mata juga berfungsi seperti film pada kamera. Pada kamera, cahaya yang terserap oleh permukaan film merupakan hal yang penting. Jika cahaya tidak dapat terserap oleh lapisan film, maka foto tidak akan tercetak balik.

Ketika kita membuka dan menutup penutup lensa kamera dengan cepat, cahaya masuk dan menerpa film yang telah kita pasang. Pada saat itu, reaksi kimia berlaku pada film. Film yang telah habis digunakan kemudian dikeluarkan oleh kamera. Film kenudian diproses dengan berbagai cairan kimia agar hasil cetakannya terlihat. Ini juga untuk menjaga perubahan-perubahan yang mungkin terjadi apabila film terkena tempaan cahaya.


Kamera digital yang banyak diproduksi saat ini adalah pengembangan modern dari sebuah kamera. Pada kamera digital tidak digunakan lagi film. Kamera digital mengubah gambar-gambar yang ditangkap menjadi sinyal-sinyal listrik yang disimpan pada komponen tertentu.



Bagian kamera yang penting adalah body kamera dan lensa.Komponen Kamera:
Sebuah kamera minimal terdiri atas:

  1. Kotak yang kedap cahaya (badan kamera)
  2. Sistem lensa
  3. Pemantik potret (shutter)
  4. Film
Badan kamera
Badan kamera adalah ruangan yang sama sekali kedap cahaya, namun dihubungkan dengan lensa yang menjadi satu-satunya tempat cahaya masuk. Di dalam bagian ini cahaya yang difokuskan oleh lensa akan diatur agar tepat mengenai dan membakar film.


Sistem lensa
Sistem lensa dipasang pada lubang depan kotak, berupa sebuah lensa tunggal yang terbuat dari plastik atau kaca, atau sejumlah lensa yang tersusun dalam suatu silinder logam. Tingkat penghalangan cahaya dinyatakan dengan angka f, atau bukaan relatifnya. Makin rendah angka f ini, makin besar bukaannya atau makin kecil tingkat penghalangannya. Bukaan ini diatur oleh jendela diafragma. Bukaan relatif diatur oleh suatu diafragma. Untuk kamera SLR, lensa dilengkapi dengan pengatur bukaan diafragma yang mengatur banyaknya cahaya yang masuk sesuai keinginan fotografer.

Pemantik Potret
Tombol pemantik potret atau shutter dipasang di belakang lensa atau di antara lensa. Kebanyakan kamera SLR mempunyai mekanisme pengatur waktu untuk memungkinkan mengubah-ubah lama bukaan shutter. Waktu ini ialah singkatnya pemetik potret itu membuka, sehingga memungkinkan berkas cahaya mengenai film.

Film
Film adalah alat penangkap gambar yang sifatnya sangat mudah terbakar jika terkena cahaya sedikit saja. Cahaya yang telah dipantulkan oleh lensa akan terjadi reaksi kimia saat terkena film. Hasil dari film adalah bentukan gambar yang berbentuk obyek dari hasil jepretan kamera.

Share : Cara Kerja Sebuah Kamera Menghasilkan Gambar atau Foto

Related Posts

Cara Kerja Sebuah Kamera Menghasilkan Gambar atau Foto
4/ 5
Oleh

0 komentar : Cara Kerja Sebuah Kamera Menghasilkan Gambar atau Foto

0 komentar : Cara Kerja Sebuah Kamera Menghasilkan Gambar atau Foto

Silahkan berkomentar sesuai dengan artikel di atas, sebagai pengunjung yang bijak silahkan berkomentar yang baik dan benar.

1. Jangan malu untuk menyertakan pendapat.
2. Terimakasih jika sahabat sudah berkomentar dengan baik.